Showing posts with label Daftar Nama Suku Bangsa Di Indonesia. Show all posts
Showing posts with label Daftar Nama Suku Bangsa Di Indonesia. Show all posts

Sunday, December 18, 2016

Kenali 10 Budaya Unik Berikut yang Hanya Ada di Indonesia

Dikatakan sebagai negara yang kaya akan kebudayaan, ya memang betul Indonesia itu kaya akan beragam budaya. Dikaruniai beragam suku, budaya, bahasa, kebiasaan, dan adat istiadat mengantarkan Indonesia pada destinasi wisata budaya dunia yang kerap kali didatangi oleh turis internasional yang hendak menikmati budaya hingga berpartisipasi dalam mempelajari budaya asli sehingga tidak sampai hilang.

Perlu Anda ketahui bahwa budaya-budaya yang ada di Indonesia ini merupakan budaya asli dan satu-satunya. Keunikan dari tradisi yang kita miliki tidak dimiliki oleh negara manapun. Inilah yang membuat Indonesia unik! Nah, apa sajakah kebudayaan unik yang hanya ada di Indonesia? Yuk kita lihat ulasannya!

Ritual Tiwah – Kalimantan Tengah

Ritual ini dipercaya dan dilaksanakan oleh masyarakat suku Dayak di Kalimantan Tengah, khususnya suku Dayak yang menganut kepercayaan Kaharinan. Tradisi ini merupakan ritual yang bertujuan untuk mengantarkan roh leluhur ke alam baka dengan cara menyucikan lalu memindahkan sisa jasad mereka dari liang kubur ke sebuah tempat yang dikenal dengan sebutan sandung.

Kebo-Keboan – Banyuwangi

Tradisi yang rutin diadakan sekali dalam satu tahun (tepatnya pada tanggal 10 Suro) ini diadakan di Desa Alasmalang, Singojurun, Banyuwangi. Ritual ini merupakan gabungan antara upacara untuk meminta hujan saat musim kemarau atau sebagai ungkapan syukur ketika panen mereka berhasil.

Mapasilaga Tedong – Toraja

Mapasilaga Tedong dalam bahasa Indonesia berarti Adu Kerbau. Kerbau yang diadu merupakan Kerbau Bule atau Kerbau Lumpur. Kedua kerbau ini akan beradu kekuatan menggunakan tanduk untuk menjatuhkan lawannya. Tradisi ini dilaksanakan dalam rangka pemakaman leluhur masyarakat Tana Toraja, Sulawesi Selatan.

Pasola – Sumba

Tradisi yang satu ini merupakan bagian dari serangkaian upacara tradisional yang dilakukan oleh masyarakat Sumba rutin setiap tahunnya pada bulan Februari atau Maret. Tujuan dari pelaksanaan tradisi unik ini adalah memohon restu para dewa agar panen tahun tersebut berhasil. Pasola merupakan tradisi ‘perang-perangan’ yang dilakukan oleh dua kelompok berkuda yang terdiri lebih dari 100 orang per kelompoknya. Mereka menggunakan senjata tombak berbahan kayu dengan diameter sekitar 1.5 cm.

Dugderan – Semarang

Upacara Dugderan merupakan tradisi di Semarang yang rutin dilaksanakan pada 1 hari sebelum bulan puasa. Dugderan meliputi pasar rakyat yang dimulai satu minggu sebelum Dugderan berlangsung. Ciri khas diadakannya ritual ini adalah warak ngendok (sejenis binatang rekaan yang berupa hewan bertubuh kambing, berkepala naga, dan bersisik emas).

Tabuik – Pariaman

Perayaan ini merupakan tradisi di Pariaman yang dilaksanakan dalam rangka memperingati Asyura yang dilakukan oleh masyarakat Minangkabau di daerah pantai Sumatera Barat. Tabuik adalah istilah untuk mengusung jenazah yang dibawa selama proses upacara. Upacara melabuhkan tabuik ke laut selalu dilakukan rutin setiap tahun pada tanggal 10 Muharram sejak 1831.

Makepung – Bali

Makepung dalam bahasa Indonesia berarti Balapan Kerbau. Tradisi ini bukan sebagai upacara peringatan perayaan tertentu. Pada awalanya, tradisi ini merupakan sebuah permainan para petani yang dilakukan di sela-sela kegiatan membajak sawah saat musim panen. Semakin berkembang dan semakin diminati oleh banyak kalangan membuat kegiatan iseng-iseng ini menjadi salah satu atraksi budaya di Bali yang cukup menarik perhatian para turis khususnys turis asing hingga kini tradisi Makepung dilakukan rutin dan menjadi agenda tahunan wisata di Bali.

Debus – Banten

Debus merupakan salah satu kesenian bela diri yang tujuannya menunjukkan kemampuan manusia yang luar biasa. Tradisi satu ini bisa dikatakan sangat ekstrim karena mempertunjukkan bagaimana seseorang memiliki kemampuan untuk kebal senjata tajam, kebal terhadap air keras, dan segala kemampuan lainnya yang cukup menantang dan menaikkan adrenalin bagi siapa saja yang menyaksikan. Meskipun dinilai ekstrim, Debus tetap diperbolehkan dilakukan untuk kepentingan kebudayaan atau upacara adat.

Karapan Sapi – Madura

Bermula dari keringnya tanah Madura yang kurang subur untuk lahan pertanian, kini masyarakat Madura beralih profesi menjadi nelayan di daerah pesisir dan beternak sapi. Upacara ini rutin digelar setiap tahun pada bulan Agustus atau September. Karapan sapi merupakan ajang pesta rakyat dan tradisi yang prestis bahkan dianggap bisa menaikkan status sosial seseorang. Karapan Sapi dilaksanakan setelah masyarakat Madura sukses menuai hasil panen padi atau tembakau.

Kasada – Bromo

Upacara Kasada merupakan upacara persembahan sesajen kepada Sang Hyang Widhi yang dilakukan setiap bulan Kasada hari ke-14. Upacara ini merupakan bentuk syukur masyarakat asli Tengger sekaligus sebagai media untuk meminta panen yang melimpah dan kesembuhan untuk segala macam penyakit.

Daftar 247 Nama Suku Bangsa Di Indonesia


Indonesia merupakan Negara dengan suku bangsa terbanyak di dunia. Setidaknya diketahui ada 247 nama suku bangsa di Indonesia. Suku bangsa ini tersebar di seluruh wilayah kepulauan Nusantara.
Lalu, suku apa sajakah?

Berikut ini Paling Cucok bagikan daftar nama suku bangsa di Indonesia berdasarkan Provinsi yang ada.

Suku Bangsa di Pulau Sumatera

Suku di Nanggroe Aceh Darussalam

Suku Aceh
Suku Alas
Suku Aneuk Jamee
Suku Devayan
Suku Gayo
Suku Haloban
Suku Kluet
Suku Lekon
Suku Nias
Suku Pakpak
Suku Sigulai
Suku Singkil
Suku Tamiang
Suku Peler


Suku di Sumatera Utara

Suku Batak
Suku Batak Toba
Suku Batak Karo
Suku Batak Mandailing
Suku Batak Pakpak
Suku Batak Pesisir Sibolga
Suku Batak Simalungun
Suku Melayu
Suku Nias


Suku di Sumatera Barat

Akit
Hutan
Kuala
Kubu
Laut
Lingga
Riau
Sakai
Talang Mamak
Mentawai
Minangkabau
Kepulauan Riau
Suku Laut
Suku Lingga
Suku Sakai


Suku di Sumatera Selatan
Ameng Sewang
Anak Dalam
Bangka
Belitung
Daya
Musi Banyuasin
Musi Sekayu
Ogan
Enim
Kayu Agung
Kikim
Komering
Lahat
Lematang
Lintang
Kisam
Palembang
Pasemah
Padamaran
Pegagan
Rambang Senuling
Lom
Mapur
Meranjat
Musi
Ranau
Rawas
Saling
Sekak
Semendo
Pegagan Ilir
Pegagan Ulu
Penesak
Pemulutan


Suku di Bengkulu

Bengkulu
Rejang
Enggano
Kaur
Serawai
Lembak
Mulo - muko


Suku di Jambi

Suban
Pekal
Anak Dalam
Batin
Jambi
Kerinci

Suku di Lampung

Penghulu
Pindah
Lampung
kubu

Daftar Nama Suku Bangsa Di Indonesia


Daftar nama suku-suku bangsa di Indonesia. Terdapat lebih dari 300 suku bangsa di Indonesia. Suku Jawa adalah kelompok suku terbesar di Indonesia. Orang Jawa kebanyakan berkumpul di Pulau Jawa, akan tetapi jutaan jiwa telah bertransmigrasi dan tersebar ke berbagai pulau di Nusantara. Suku Sunda, Suku Melayu, dan Suku Madura adalah kelompok terbesar berikutnya di negara ini. Banyak suku-suku terpencil, terutama di Kalimantan dan Papua, memiliki populasi kecil yang hanya beranggotakan ratusan orang.

Negara Indonesia adalah negara kepulauan. Pulau-pulau itu membentang dari Sabang sampai Merauke. Dahulu, orang Indonesia berasal dari nenek moyang yang sama. Yaitu bangsa Yunan. Kemudian mereka berpencar. Karena berada di tempat yang letaknya terpisah-pisah oleh alam baik gunung, hutan, laut maupun sungai, maka terbentuklah berbagai suku bangsa. Suku bangsa tersebut memiliki adat istiadat dan budaya yang berbeda satu dengan yang lain.

Sejak zaman dahulu bangsa Indonesia dikenal sebagai masyarakat yang majemuk. Hal ini tercermin dari semboyan “Bhinneka tunggal Ika” yang artinya berbeda-beda tetapi tetap satu. Kemajemukan yang ada terdiri atas keragaman suku bangsa, budaya, agama, ras, dan bahasa. Suku bangsa merupakan sekumpulan masyarakat yang memiliki kebiasaan dan budaya yang sama. Berikut ini adalah daftar nama suku-suku bangsa di Indonesia dikelompokkan berdasarkan provinsi dimana mereka tinggal.

No. Provinsi Nama Suku
1. Nangroe Aceh Darussalam Aceh, Gayo, Alas, Kluet, Tamiang, Singkil, Anak Jame, Simeleuw, dan Pulau
2. Sumatera Utara Batak Karo, Batak Simalungun, Batak Fakfak, Batak Angkola, Batak Toba, Melayu, Nias, Batak Mandailing, dan Maya-maya
3. Sumatera Barat Minangkabau, Melayu, dan Mentawai, Tanjung Kato, Panyali, Caniago, Sikumbang, dan Gusci
4. Riau Melayu, Akit, Talang Mamak, Orang utan Bonai, Sakai, dan Laut, dan Bunoi
5. Riau Kepulauan Melayu, Siak, dan Sakai
6. Jambi Batin, Kerinci, Penghulu, Pedah, Melayu, Jambi, Kubu, dan Bajau
7. Bengkulu Muko-muko, Pekal, Serawai, Pasemah, Enggano, Kaur, Rejang, dan Lembak
8. Sumatera Selatan Melayu, Kikim, Semenda, Komering, Pasemah, Lintang, Pegagah, Rawas, Sekak Rambang, Lembak, Kubu, Ogan, Penesek Gumay, Panukal, Bilida, Musi, Rejang, dan Ranau
9. Lampung Pesisir, Pubian, Sungkai, Semenda, Seputih, Tulang Bawang, Krui Abung, dan Pasemah
10. Bangka Belitung Bangka, Melayu, dan Tionghoa
11. Banten Baduy, Sunda, dan Banten
12. DKI Jakarta Betawi
13. Jawa Barat Sunda
14. Jawa Tengah Jawa, Karimun, dan Samin
15. D.I. Yogyakarta Jawa
16. Jawa Timur Jawa, Madura, Tengger, dan Osing
17. Bali Bali Aga dan Bali Majapahit
18. Nusa Tenggara Barat Bali, Sasak, Samawa, Mata, Dongo, Kore, Mbojo, Dompu, Tarlawi, dan Sumba
19. Nusa Tenggara Timur Sabu, Sumba, Rote, Kedang, Helong, Dawan, Tatum, Melus, Bima, Alor, Lie, Kemak, Lamaholot, Sikka, Manggarai, Krowe, Ende, Bajawa, Nage, Riung, dan Flores
20. Kalimantan Barat Kayau, Ulu Aer, Mbaluh, Manyuke, Skadau, Melayu-Pontianak, Punau, Ngaju, dan Mbaluh
21. Kalimantan Tengah Kapuas, Ot Danum, Ngaju, Lawangan, Dusun, Maanyan, dan Katingan
22. Kalimantan Selatan Ngaju, Laut, Maamyan, Bukit, Dusun, Deyah, Balangan, Aba, Melayu, Banjar, dan Dayak
23. Kalimantan Timur Ngaju, Otdanum, Apokayan,Punan, Murut, Dayak, Kutai, Kayan, Punan, dan Bugis
24. Sulawesi Selatan Mandar, Bugis, Toraja, Sa’dan, Bugis, dan Makassar
25. Sulawesi Tenggara Mapute, Mekongga, Landawe, Tolaiwiw, Tolaki, Kabaina, Butung, Muna, Bungku, Buton, Muna, Wolio, dan Bugis
26. Sulawesi Barat Mandar, Mamuju, Bugis, dan Mamasa
27. Sulawesi Tengah Buol, Toli-toli, Tomini, Dompelas, Kaili, Kulawi, Lore, Pamona, Suluan, Mori, Bungku, Balantak, Banggai, dan Balatar
28. Gorontalo Gorontalo
29. Sulawesi Utara Minahasa, Bolaang Mangondow, Sangiher Talaud, Gorontalo, Sangir, Ternate, Togite, Morotai, Loda, Halmahera, Tidore, dan Obi
30. Maluku Buru, Banda, Seram, Kei, dan Ambon
31. Maluku Utara Halmahera, Obi, Morotai, Ternate, dan Bacan
32. Papua Barat Mey Brat, Arfak, Asmat, Dani, dan Sentani
33. Papua Sentani, Dani, Amungme, Nimboran, Jagai, Asmat, dan Tobati